Customer Sevice

10 Pembeli Terakhir

1 Syafriana setiawan 03-09-14 Jakarta selatan
2 Kim Ki Boem 02-09-14 Cilacap
3 Agustin .P 02-09-14 Yogyakarta
4 Fenny Kambong 02-09-14 Tangerang
5 Panji Agustian (CE) 01-09-14 Bekasi
6 Drs.Firmansyah 01-09-14 Pangkal pinang-Bangka
7 Edi priyatno 30-08-14 Cirebon
8 H.Akhmad hambali 29-08-14 Pandeglang
9 Tini suartini 29-08-14 Subang
10 Deddy Setyo ( seroja herbal ) 29-08-14 Bekasi
* Jumlah Terjual : 10213 Botol
Berita / Artikel


 

Berapa Tekanan Darah Yang Normal?

13-Mar-2013

Sebagian orang mungkin bertanya, berapa tekanan darah yang normal, apa saja yang perlu diketahui tentang itu dan bagaimana caranya agar level ini tetap pada posisinya. Tingkat kesehatan setiap orang memang dipengaruhi oleh berbagai hal. Sebagai contoh kondisi darah meliputi jumlah sel darah merah dan putih serta tekanannya. Darah merupakan bagian penting dalam tubuh, bahkan bisa dikatakan salah satu yang terpenting. Hal itu dikarenakan porsi isi tubuh manusia 80% merupakan cairan yang terwakili sebagian besar oleh darah. Cairan berwarna merah ini mengalir ke seluruh tubuh dan mempunya banyak fungsi seperti mendistribusikan oksigen serta berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Karena begitu pentingnya, kondisi darah terutama berapa besar tekanannya menjadi indikator yang menunjukkan tingkat kesehatan seseorang.

 

Melakukan tes darah untuk mengukur tekanannya seharusnya dilakukan secara rutin oleh setiap orang, terutama bagi mereka yang memiliki resiko dengan prosentasi tinggi. Sebagai contoh orang yang mengalami kegemukan, orang yang memiliki jadwal sibuk dan melakukan pekerjaan berat dan juga wanita hamil. Pada dasarnya ada dua jenis pengukuran tekanan darah yang dilakukan yaitu saat jantung berkonstraksi atau disebut sistolik dimana angka hasil pemeriksaan akan lebih tinggi dari angka terndah yang diperoleh saat jantung berelaksasi atau disebut juga diastolik. Pada orang dewasa, tekanan darah menurut JNC 7 diklasifikasikan sebagai berikut:

 

·       Tekanan darah normal pada saat sistolik berkisar 90 - 119 mmHg, sedang pada saat diastolik adalah antara 60- 79 mmHg.

·       Tekanan darah  pra-hipertensi pada kondisi sistolik antara 120 – 139 mmHg, sedang pada kondisi diastolik adalah antara 80 – 89 mmHg.

·       Hipertensi stadium atau derajat 1, pada kondisi sistolik antara 140 – 159 mmHg, sedang pada kondisi diastolik antara 90 – 99 mmHg.

·       Hipertensi stadium atau derajat 2, pada kondisi sistolik ≥ 160 mmHg, sedang pada kondisi diastolik ≥100 mmHg.

 

Tekanan darah seseorang bisa menjadi rendah dan tinggi. Keduanya memiliki resiko bagi tingkat kesehatan orang tersebut. Akan tetapi, yang paling penting untuk diperhatikan adalah pada tekanan darah tinggi, karena ini dapat menyebabkan resiko kematian lebih besar daripada tekanan darah rendah. selain melakukan pemeriksan rutin baik itu secara pribadi menggunakan sebuah alat maupun langsung ke dokter, setiap orang juga perlu memperhatikan bagaimana cara menjaga kestabilan tekanan darah yang normal. Penting pula untuk mengetahui cara pencegahan dan pengobatan. Salah satu cara untuk menjaga tekanan darah pada posisi normal atau menurunkan tekananan darah tinggi adalah dengan mengkonsumsi sari buah mengkudu secara teratur.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :